Sabtu, 02 Oktober 2010

1. UJUNG GENTENG, CURUG CIKASO, GOA HAUL

Ujung genteng terletak di kabupaten sukabumi sebelah selatan. Pantainya merupakan pantai selatan di Pulau Jawa. Untuk ke daerah ujung genteng dengan angkutan umum, kita bisa naik bis terlebih dahulu menuju sukabumi kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan angkutan berupa elf. Bagi yang mudah mabuk kendaraan mungkin harus siap-siap disini.









Selain ke pantai ujung genteng, mungkin akan kurang lengkap jika tidak berpetualang ke curug cikaso. Air terjun cikaso merupakan air terjun yang airnya malalui sungai cikaso. Di tempat ini kita bisa bersenang-senang dengan bermain air dan berenda. Pemandangan di curug ini sangat bagus (setidaknya bagi penulis). Kita bisa benar-benar menikmati curug ini dengan berlama-lama di sana.



Selain dua tempat tersebut, kita dapat menuju goa haul. Di daerah curug cikaso, jika beruntung maka akan ada penduduk setempat yang menawarkan untuk berpetualang ke Goa Haul. Untuk mencapai Goa Haul kita akan ditawari manaiki perahu penduduk tentu saja dengan bayaran tertentu. Perahu tersebut akan merapat ke tepi dimana kita masih harus berjalan menuju Goa. Pada saat masuk ke Goa (tentu ditemani si penduduk setempat). capai seolah-olah hilang karena bagi kami saat itu merupakan pengalaman yang mungkin baru bagi kami memasuki goa alami seperti itu. Perjalanan di goa akan disuguhi stalagmit dan stalagtit serta aliran air di bawah kita.

Senin, 27 September 2010

Panduan sederhana melakukan backpack






Sebenarnya dalam melakukan perjalanan ala backpacking tidak ada aturan baku dalam pelaksanaannya, Namun berdasarkan pengalaman setidaknya akan lebih baik jika melakukan hal-hal tertentu yang biasa dilakukan penulis dalam melakukan perjalanan ala backpacking.

1. PENENTUAN TUJUAN PERJALANAN
Tujuan adalah hal utama yang harus ditentukan dalam perjalanan. Biasanya tujuan dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu: perkotaan, pantai, pegunungan, dan lainnya. Dalam hal ini sebaiknya kita mencari informasi sebanyak-banyaknya dari berbagai sumber. Internet, diskusi dengan orang yang sudah pernah, dan peta merupakan sumber yang paling sering digunakan untuk mendapatkan informasi tersebut. Informasi yang perlu di cari adalah:
- Lokasi tempat
- Tempat-tempat menarik yang dapat dikunjungi
- Hal menarik apa saja yang dapat dilakukan
- Apa saja yang perlu dibawa sesuai dengan tujuan perjalanan
- Transportasi yang digunakan
- Ongkos yang perlu disiapkan
Setelah Informasi-informasi tersebut didapatkan, kita dapat merencanakan langkah selanjutnya.

2. MEMBUAT KELOMPOK PERJALANAN
Dalam perjalanan akan lebih baik jika tidak sendirian. Dengan berkelompok maka kita dapat lebih menghemat biaya. Sebagai contoh: banyak tempat-tempat menarik yang tidak dilalui angkutan umum. Maka salah satu solusi adalah dengan mencarter angkot. Biasanya dalam mencarter angkot dikenakan biaya sekali perjalanan atau pulang pergi bukan bayar perorangan, Dengan berkelompok biaya perorangnya menjadi lebih murah.
Selain dalam hal ongkos, jika kita malakukan perjalanan sendirian dapat dibayangkan di dalam kendaraan (Bis,Kereta) tidak ada teman ngobrol atau bercanda pastilah sangat membosankan, apalagi jika perjalanan itu membutuhkan waktu yang berjam-jam dengan berpergian bersama teman kita dapat berdiskusi dengan teman-teman untuk mencari solusi karena dalam perjalanan juga mungkin tidak semulus seperti yang direncanakan.
Dalam hal membuat kelompok, jangan terlalu terpaku dengan jumlah teman yang tekumpul sehingga menjadi kelompok yang besar. Karena jika kita terpaku dengan jumlah maka akan keungkinan tidak jadi melakukan perjalanan tersebut. Kita batasi saja misal jika jumlah teman ada 3-4 orang maka akan berangkat. Jadi kita cukup membuat kelompok kecil.
Dalam perjalanan bukan tidak mungkin kita bertemu dengan orang atau kelompok lain yang ingin menuju tempat yang sama. Kita bisa bergabung dengan mereka sehingga menjadi kelompok yang lebih besar. Selain ongkos menjadi lebih murah kita juga mendapatkan teman baru. Dan bukan tidak mungkin untuk perjalanan selanjutnya kita bisa mengajak mereka untuk berbackpack bersama dari awal perjalanan.

3. MEMBUAT RENCANA PERJALANAN
Dalam perjalanan bacpackpacking tentunya kita menggunakan angkutan umum bersama dengan orang lain yang mempunyai kepentingan berbeda. Maka kita akan menggunakan angkutan umum berkali-kali. Sebagai contoh jika kita ingin ke ujung genteng maka kita naik bis menuju sukabumi lalu disambung dengan angkutan lain. Hal-hal semacam itulah yang harus direncanakan. Yang perlu diperhatikan antara lain adalah: jenis angkutan, waktu keberangkatan, perkiraan ongkos, lama perjalanan, dan tempat menginap.
Untuk menentukan rencana ada baiknya dibicarakan bersama-sama dengan kelompok. Biasanya ada anggota kelompok yang hanya mau ikut saja (tanpa ikut merencanakan) ada pula yang mau ikut merencanakan. Ajaklah teman-teman yang ikut merencanakan tersebut. Selain itu carilah informasi angkutan yang diperlukan. Kemudian tentukan rencana kita dari mulai berkumpul sampai pulang.
Setelah rencana awal jadi, informasikanlah rencana tersebut ke orang-orang dalam kelompok. Ada baiknya juga kita mengajak teman-teman yang belum ikut dengan menginformasikan rencana tersebut. Akan sangat mungkin teman-teman akan manjadi tertarik untuk ikut setelah melihat rencana kita, apalagi jika rencana tersebut sudah sangat detil.


3. MEMPERSIAPKAN PERJALANAN
Ada banyak hal yang harus dipersiapkan dalam melakukan perjalanan model ini. Hal yang paling utama adalah kesiapan fisik karena dengan fisik yang kurang fit kita akan kurang menikmati perjalanan. Selain itu persiapan dari barang-barang dan logistik juga harus diperhitungkan. Untuk memilih barang-barang yang dibawa kita harus menyesuaikan dengan tujuan dan lama perjalanan kita. Kita harus memperhitungkan berapa lama kita akan meakukan perjalanan dan kegiatan apa saja yang akan kita lakukan. Apakah kita akan basah-basahan karena berenang, atau pakaian akan kotor karena melakukan perjalanan ke daerah hutan, naik gunung dan hal-hal semacamnya.

4. MEMULAI PERJALANAN
Setelah persiapan selesai kita tinggal melaksanakan rencana yang kita telah buat. Perjalanan dimulai sejak kita berkumpul dengan teman-teman. Kita dapat berkumpul di terminal bus atau stasiun kereta atau tempat lain sesuai perjanjian dengan teman-teman kita. Setelah berkumpul jangan lupa untuk briefing penjelasan kepada semua yang ikut tentang rencana yang akan kita lakukan. Kita juga harus menjelaskan keadaan perjalanan kita mungkin tidak sepraktis dibandingkan mengikuti travel agen dan semacamnya sehingga mereka tidak kaget atau mengeluh jika terjadi hal-hal yang kurang menyenangkan. Setelah bekumpul dan briefing, Sebelum melakukan perjalanan berdoalah agar perjalanan ini membawa manfaat dan kita dapat banyak mendapat pengalaman dan pengetahuan baru.

Rabu, 27 Januari 2010

PULAU SEMPU

Pulau Sempu terletak di kabupaten Malang, Jawa Timur. Pada saat mendengar kata pulau mungkin akan bingung karena kebanyakan orang mengetahui bahwa malang adalah bagian dari pulau jawa dan malang terkenal dengan daerah pegunungan. Sebenarnya itu tidaklah salah karena memang banyak tempat-tempat indah berupa pegunungan di sekitar kota malang. Sebut saja Gunung Bromo, Mahameru, Arjuna, dan Welirang yang seolah-olah mengapit kota malang di pegunungan.

Pulau sempu bukan terletak di kota Malang, melainkan di kabupaten Malang. Kenapa dinamakan pulau???Ya, karena memang sempu merupakan pulau yang terpisah dari pulau jawa yan terletak di sebelah selatan. Di pulau sempu menawarkan keindahan alam yang relatif masih belum terjamah. Untuk mencapai ke sana kita perlu izin dengan aparat setempat dan kemudian menggunakan perahu untuk menyeberang dari pulau Jawa ke pulau Sempu. Setelah sampai pulau sempu kita akan berjalan (treking) di hutan cukup panjang namun jalan setapak sudah ada dan relatif mudah diikuti. Jalan setapak itu menuju danau Segara Anak. Entah kenapa namanya sama dengan danau yang ada di Gunung Rinjani, Lombok. Tapi sekilas memang ada kemiripan antara danau segara anak yang ada di Pulau Sempu dan Gunung Rinjani. Danau Segara Anak di pulau sempu merupakan danau air asin karena air pada danau tersebut berasal dari laut yang sedang pasang.

Jika air laut sedang surut maka dasar danau dapat terlihat dan kita bisa berjalan-jalan disana tanpa harus berenang. Kita dapat berjalan menuju karang bolong yang seolah-olah merupakan pintu dimana air laut masuk untuk mengisi danau itu. Namun kita harus hati-hati di karang bolong karena ombak dari laut lepas sangat besar. TIDAK DISARANKAN ke karang bolong pada saat pasang.

Selain ke karang bolong kita dapat menaiki karang yang membatasi pulau dengan laut lepas. Di atas karang kita dapat melihat dan menikmati pemandangan danau segara anak dari atas dan jika melihat ke arah yang lain dapat melihat pulau kecil (batu besar) yang terletak di tengah lautan.


Di Pulau Sempu kita dapat menginap dengan menggunakan tenda, jadi bawaah tenda jika ingin menginap disana. Udara disana cukup hangat dan lembab. Jika cuaca malam tidak hujan maka kita dapat menghabiskan malam di luar tenda. Namun hati-hati pada saat malam permukaan air danau terus meninggi, jadi carilah tempat yang aman dari air pasang.


Untuk menuju kesana dari Jakarta kita dapat menggunakan Kereta Api MATARMAJA. Kereta ini merupakan kereta ekonomi yan menempuh perjalanan belasan jam. Kemudia turun di stasuin Malang. Dari stasiun malang kita dapat mencarter angkot menuju ke pantai sendang biru. Disana kita mengurus izin dan setelah itu menyeberang ke pulau sempu dengan menggunakan perahu.